Kenali Faktor Remaja Ingin Gantung Diri

Kenali Faktor Remaja Ingin Gantung Diri

Remaja adalah masa di mana seorang anak mulai mencari jati dirinya. Saat inilah peran anda sebagai seorang tua dalam mengawasi anak harus lebih banyak. Remaja cenderung sensitif dari segi emosinya. Mereka tidak bisa diperlakukan keras, namun juga tidak bisa diperlakukan terlalu santai. Jika anda terlalu keras dalam mendidik anak remaja anda, khawatirnya mereka malah memberontak dan mencari teman lain yang cenderung menawarkan hidup dalam kesenangan saja. Jika anda memperlakukan mereka terlalu santai, khawatirnya mereka dapat terlampau bebas, sehingga itu juga tidak baik bagi mereka. Hal yang paling mengkhawatirkan dari emosi remaja adalah, mereka bisa tak terduga. Bahkan, karena hal sepeleh saja mereka bisa mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Berikut faktor-faktor yang memicu remaja untuk gantung diri.

Gantung Diri Karena Sering Di-bully

 

Saat ini, banyak kasus bully yang sudah diangkat ke media. Orang tua harus mendidik anak remajanya supaya mereka menjadi orang yang kuat. Kuat dalam arti tahan ketika di-bully dan tidak untuk mem-bully. Banyak faktor remaja di-bully. Biasanya mereka yang di-bully adalah mereka yang dianggap lemah atau berada di golongan terbawah dalam kelompok remaja tersebut. Misalnya saja, teman-teman anak anda suka berjudi online seperti tembak ikan online. Kemudian, mereka memaksa anak anda untuk turut melakukan judi tersebut tapi anak anda tidak mau. Tentu saja, kegiatan judi slot online mengganggu kejiwaan anak anda. Pasti anak anda akan dianggap lemah dan dibully oleh teman-temannya. Hal itu dapat memicu anak anda melakukan gantung diri.

Gantung Diri Karena Kehilangan Sesuatu yang Berharga

 

Inilah mengapa remaja memiliki emosi yang tidak stabil. Hanya karena kehilangan suatu hal yang berharga mereka biasanya langsung mengakhiri hidup dengan gantung diri. Biasanya remaja akan merasa frustasi dan gantung diri ketika mereka kehilangan kekasih, keluarga, atau uang. Kehilangan kekasih merupakan hal sepele yang bisa membuat remaja gantung diri. Kehilangan keluarga merupakan faktor yang memang cukup berat ketika mereka masih belum siap untuk hidup sendiri tanpa anggota keluarga tersebut. Kehilangan uang merupakan hal sangat sepele yang dapat membuat mereka gantung diri. Salah satu, penyebab kehilangan uang remaja adalah biasanya karena habis untuk berjudi. Misalnya, mereka sering memainkan tembak ikan online. Tentu dampak judi slot uang asli mengganggu kejiwaan mereka jika seringnya mengalami kekalahan.

Gantung Diri Akibat Punya Penyakit Parah

 

Remaja biasanya tidak kuat dalam menghadapi tekanan yang begitu berat. Salah satu tekanan tersebut bisa datang akibat mereka memiliki sakit yang sangat parah. Sakit dalam stadium tinggi atau tidak bisa disembuhkan lagi akan membuat mereka putus asa dan memilih gantung diri. Tentu, setiap remaja ingin hidup senang bukan hidup menderita karena penyakit yang keras. Jika sudah seperti ini, anda sebagai orang tua haruslah bisa selalu berada di dekatnya.

Gantung Diri Akibat Tindakan Kekerasan Seksual

 

Banyak remaja yang memilih mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena mereka tak tahan dan malu akibat perlakuan kekerasan seksual yang menimpa mereka. Anda harus bisa mengawasi anak anda supaya ia terbebas dari tindak kriminal tersebut. Awasi anak anda untuk bergaul dengan orang yang baik. Bawalah dia ke lingkungan yang baik supaya ia terhindar dari hal-hal semacam ini.

Sebagai orang tua, anda harus senantiasa dekat dengan anak anda. Berilah dia kebebasan ruang untuk mengekspresikan dirinya, namun dalam hal positif. Jangan biarkan anak anda untuk bergaul dengan orang-orang tidak jelas yang dapat merusak masa depan anak anda. Posisikan diri anda sebagai teman mereka supaya mereka bisa dekat dengan anda dan mau berbagi seluruh masalahnya pada anda. Sehingga anda bisa membantu menemukan solusi untuk masalah anak remaja anda.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*